DAERAH  

Amankan Jalannya Pesta Adat Perang Ketupat,Polres Bangka Barat Terjunkan 85 Personil

Bangka Barat Babelku.com – Tradisi perang ketupat ini merupakan sebuah acara adat di mana para peserta perang saling melempar ketupat sebagai senjata dalam perang. Masyarakat menyebutnya sebagai ruwahan Tempilang untuk menyambut masuknya bulan puasa atau Ramadhan.

Seperti halnya,Minggu 12/03/2023 Polres Bangka Barat menerjunkan sebanyak 85 personil mengamankan jalannya pesta adat Perang Ketupat di Pantai Pasir Kuning Desa Airlintang Kecamatan Tempilang.
Hadir dalam acara tradisi tersebut tersebut, Forkopimda kabupaten Bangka Barat,Camat Tempilang dan warga Masyarakat.

banner 970x250

Selain pengamanan pesta adat perang ketupat, puluhan personil gabungan disebar guna memantau sekaligus mengatur alur lalu lintas keluar masuk pengunjung ke Pantai Pasir Kuning serta rumah warga.

Kegiatan Pesta adat perang ketupat dan Sedekah Ruwaha di Tempilang. Polres Bangka Barat melakukan Pengamanan selama satu hari.

“Kami mengerahkan 85 personil gabungan Polres dan Polsek. Selain melakukan pengamanan anggota juga mengatur arus lalulintas di titik rawan macet, anggota melakukan pengaman dua hari memastikan kegiatan Pesta adat perang ketupat dan Sedekah Ruwaha berjalan dengan aman dan Lancar ” ujar Kapolres Bangka Barat AKBP Catur Prasetiyo SIK.(*)

Sumber Siaran Pers Humas Polres Bangka Barat.

banner 970x250 banner 970x250