Bersama Ketua Organisasi Dharmayukti Karini Pengadilan Agama Mentok Kelas II Mengenal Lebih Dalam Dharmayukti Karini

Babelku.com Muntok – Dharmayukti Karini adalah Organisasi Wanita Peradilan yang berazaskan Pancasila serta berperan menjalin keterpaduan perempuan-perempuan yang berada di Mahkamah Agung RI dan seluruh badan peradilan diseluruh Indonesia.

Kata “Dharma” berarti Bagus, Utama, Kebaikan sedangkan “Yukti” berarti Keutamaan yang nyata, jadi Dharmayukti Karini berarti Keutamaan/Kebaikan yang Nyata. Dharmayukti karini berdiri sejak 25 september 2002, sama halnya dengan Dharma wanita lainnya bahwa pengangkatan ketua DYK sendiri secara otomatis diambil dari istri pimpinan instansi setiap badan peradilan pada tiap periode tersebut.

Adapun yang masuk kedalam organisasi ini adalah seluruh pegawai yang berada didalam ruang lingkup peradilan dan sekaligus mempunyai hak sebagai bagian dari pengurus, klasifikasi DYK sendiri terdiri dari 3 macam. Yang pertama adalah DYK murni, artinya anggota yang klasifikasinya yang membawa suami dan punya kewajiban untuk mendukung suaminya, DYK biasa adalah seluruh pegawai laki-laki yang mempunyai istri sementara itu anggota luar biasa adalah seorang hakim perempuan atau pegawai pengadilan yang mempunyai jabatan tinggi.

Terkait pelaporan setiap DYK adalah sama yakni seluruh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dipimpin oleh 1 orang Ketua, 2 orang Wakil, 2 orang Sekretaris dan 2 orang Bendahara, jika programnya hanya didalam ruang lingkup internal Pengadilan Agama Mentok saja maka pelaporannya juga khusus ruang lingkup Peradilan Agama, namun pelaporannya akan menuju pusat jika program meliputi PN, PA, PTUN dan PM.

Melalui rilis yang diterima redaksi Babelku.com ,Jum’at 12/08/2022 Fita Syarif, S. Ip selaku Istri Pimpinan Instansi Pengadilan Agama Mentok Kelas II sekaligus Ketua Organisasi Dharmayukti Karini Pengadilan Agama Mentok menuturkan ;

“Yang namanya DYK adalah kumpulan ibu-ibu yang berada dibawah naungan Mahkamah Agung dan tujuan terpenting adanya organisasi ini adalah untuk memperkuat tali silaturahim antara istri-istri dan para pegawai yang ada dalam ruang lingkup peradilan.” Paparannya.

Lanjut Fita Syarif, S. Ip mengatakan tugas pokok Dharmayukti Karini adalah :

Membina Anggota dalam memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan,meningkatkan kemampuan.
Melakukan pembinaan mental dan spiritual anggota agar menjadi manusia bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,

Sedangkan fungsinya sebagai wadah untuk melakukan pembinaan terhadap Anggota dilingkungan tempat peradilan, membuat perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok organisasi,”Ungkapannya.

Organisasi Dharmayukti Karini memiliki 4 bidang yaitu seksi Organisasi, Pendidikan, Sosial Budaya dan Ekonomi.Setiap seksi dapat membentuk program kerja masing-masing sesuai dengan kebutuhan pada tiap bidangnya.

Fita Syarif, S. Ip menjelaskan ;

Bahwa disela-sela melakukan agenda arisan bulanan baru-baru ini DYK Pengadilan Agama Mentok juga melaksanakan program tahunan berupa pemberian BDBS (Bantuan Dana Beasiswa) tahun 2022 yang mana targetnya adalah para anak pegawai atau pegawai yang berada diruang lingkup peradilan yang sedang menempuh pendidikan,” Terangnya.

Adapun bantuan dana yang diberikan kepada penerima BDBS diambil dari sumbangan sukarela dari seluruh pegawai pengadilan setiap bulan dan progam ini merupakan salah satu program dari seksi pendidikan. Tak hanya itu saja, DYK Pengadilan Agama Mentok juga telah melakukan berbagai program kemanusiaan seperti bhakti sosial, pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, setelah pertemuan arisan internal DYK Pengadilan Agama Mentok juga dilanjutkan dengan kunjungan ke panti asuhan binaan, memberi bantuan kepada korban bencana, dan masih banyak lagi progam-program positif lainnya,”Pungkas Fita Syarif, S. Ip. (*/Babelku).

Sumber : Kharisma Pratiwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *