Kapolres Jakarta Timur Sambangi TPU Prumpung Yang Sering Dijadikan Ajang Tawuran

Jakarta Timur Babelku.com – TPU Prumpung sering dijadikan ajang tawuran, Kapolres Metro Jakarta Timur turun ke lapangan berdialog dengan warga sekitar.

Ini menindaklanjuti perintah Kapolda Metro Jaya Irjen M. Fadil Imran melalui program Polisi Sambang RW terutama ditempat – tempat rawan tawuran.

Tepatnya di Tempat Pemakaman Umum Prumpung ( TPU) RW 06 Cipinang Besar Utara Jatinegara Jakarta Timur, Kombes Pol. Budi Sartono bersama dengan Jajaran nya mengecek langsung lokasi di TPU Prumpung yang sering dijadikan ajang tawuran beberapa kelompok remaja.

” Malam ini,Selasa 01/11/2022 saya bersama Anggota dan ditemani Pak Lurah, Pak RW melakukan pengecekan di TPU Prumpung yg sering digunakan untuk melakukan tawuran. ” Tuturnya. 

Dan lanjut berdialog dengan masyarakat sekitar TPU serta menampung segala masukan dan keluhan tentang kamtibmas dan kejadian yang terjadi di sekitar TPU.

” Sering terjadinya tawuran di dalam TPU dikarenakan banyak remaja yang kumpul – kumpul ataupun bermain bola di jalan TPU Prumpung dan banyak akses masuk ke TPU dengan cara melompat pagar. ” Keluh ketua RW 06.

” Untuk TPU agar dikelilingi dan ditambah kawat berduri, akses pintu – pintu kecil ditutup dan hanya melalui 1 pintu utama supaya bisa terpantau. ” Tambahnya. 

Menanggapi hal itu Kapolres Metro Jakarta Timur menginstruksikan jajarannya baik Polres dan Polsek Jatinegara khususnya untuk selalu melakukan patroli pada jam – jam rawan dan menghimbau kepada warga maupun remaja yg kumpul-kumpul melewati batas waktu agar segera dibubarkan.

” Selalu lakukan koordinasi dan sinergi dengan unsur terkait guna menjaga harkamtibmas, khususnya di wilayah TPU Prumpung ini. ” Tegasnya. 

Terkait untuk pemagaran areal TPU, disarankan kepada masyarakat untuk membuat masukan dan surat tertulis dari warga untuk kemudian dikoordinasikan kepada Walikota Jakarta Timur.

Yang terakhir harapan warga supaya TPU Prumpung dikembalikan fungsinya sebagai tempat pemakaman bukan tempat kumpul-kumpul sehingga menjadi salah satu pemicu terjadinya tawuran antar kelompok remaja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *