Manda Ditangkap Satres Narkoba Polres Bangka Tengah 

Babelku.com Bangka Tengah – Kembali jajaran personil Polres Bangka Tengah (Bateng) dalam hal ini Satuan Reskrim Narkoba berhasil menangkap seorang pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu di Desa Namang, Minggu 31/07/2022.

@barang bukti yang ikut diamankan

Dilansir dari Radarbahtera.com Kapolres Bateng AKBP Moch Risya Mustario melalui Kasat Narkoba Iptu Windaris membenarkan pengungkapan tindak pidana penyalah gunaan narkoba jenis sabu di Desa Namang, Kecamatan Namang itu.

“Benar, semalam petugas berhasil mengungkap dan menangkap seorang laki-laki tersangka bandar narkoba jenis sabu yakni ER alias Manda (30) di Desa Namang,” katanya kepada awak media, Senin 01/08/2022.

Lanjut Iptu Windaris,

Dari tangan pelaku petugas berhasil mendapatkan barang bukti diantaranya, 3 paket yang diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus menggunakan plastik strip bening seberat 1,52 gram, 1 bal plastik strip bening kosong, 2 buah sekop yang terbuat dari pipet plastik.

Ia juga mengungkapkan ;

Tindak pidana penyalahgunaan narkoba tersebut, bermula dari adanya informasi masyarakat sebelumnya yang ditindaklanjuti. Hingga pada Minggu (31/07/2022) sekira pukul 22.30 WIB, petugas berhasil melakukan penangkapan dan mengamankan Manda yang pada saat itu sedang berada di sebuah pondok kebun yang beralamat di Jalan Air Bantan, Desa Namang.

Setelah itu, anggota kepolisian bersama aparat Pemerintahan Desa setempat melakukan pemeriksaan dan  penggeledahan terhadap badan, tempat tinggal dan tempat tertutup lainnya.

@foto berat barang bukti sabu

Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 3 (tiga) paket yang diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus menggunakan plastik strip bening yang pada saat itu ditemukan di dalam sebuah wadah bekas minyak rambut merk Gatsby warna Coklat dan Silver. Akibat kejadian tersebut, tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Bateng guna diproses hukum lebih lanjut.

“Terhadap tersangka Manda, patut diduga melanggar Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara,” tandas Iptu Windaris. (And/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *