Melalui Acara Api Unggun,Korem 045/Gaya Gugah Semangat Karyawan PT Timah TBK 

Namang Babelku.com – Korem 045/Garuda Jaya mengadakan upacara tradisi Api Unggun kepada 40 orang peserta pelatihan Mental, Fisik dan Disiplin karyawan PT Timah TBK Rabu malam di lapangan Korem lama Desa Jelutung Kecamatan Namang Bangka Tengah,Rabu malam 16/11/2022.

Kepala Seksi Operasi Kasrem Kolonel Inf Diantoro sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam kegiatan ini dan acara tersebut di hadiri oleh Kasrem Kolonel Inf Parluhutan Marpaung.

Dalam acara tersebut di laksanakan penyalaan Api Unggun oleh Irup dilanjutkan penciuman bendera Merah Putih oleh seluruh peserta latihan dan diiringi dengan pembacaan puisi

Danrem Brigjen TNI Ujang Darwis, MDA dalam amanatnya yang dibacakan oleh Irup mengatakan bahwa Kegiatan Api Unggun mengandung makna yang mendalam yaitu seperti semangat yang berkobar menyala terus menerus.

Melalui tradisi Api Unggun ini diharapkan karyawan PT Timah mempunyai semangat yang membara, pantang menyerah, selalu semangat berapi-api, berkobar dalam setiap tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara melalui baktinya sebagai karyawan PT Timah Tbk serta membawa semangat persatuan dan persaudaraan sesama karyawan PT Timah.

Berharap dengan diadakannya kegiatan ini para peserta latihan Mental Fisik dan Disiplin karyawan PT Timah dapat membawa perubahan terutama dalam semangat jiwa patriotisme keteladanan dan pantang menyerah yang aplikasinya pada pekerjaan para peserta latihan nantinya.

Ada Pelajaran penting dari api Unggun yang dinyalakan yaitu menjadi pelopor kebaikan mengajak orang lain untuk melakukan kebaikan, sekaligus menjadi teladan yang baik bagi orang lain seperti api yang memberikan penerangan dalam kegelapan.

Kemudian hendaknya seperti api yang memberikan kehangatan saat kedinginan dalam makna mampu memberikan manfaat seluas luasnya bagi masyarakat sekitar dan sesama karyawan.

Pelajaran ketiga semakin besar api maka semakin tinggi api menjulang, hal ini dimaksudkan harus pandai bersikap syukur, semakin besar nikmat Tuhan yang berikan semakin bersyukur dengan cara taat dan patuh kepadanya Sang Pencipta.

Sumber : Penrem 045/Gaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *